Tugra – Simbol kekuasaan Sultan Osmani

Simbol yang paling menonjol dari otoritas Sultan Osmani adalah Tugra (Bahasa Turki: Tuğra), yang ditempelkan pada semua dokumen resmi dan benda-benda resmi lainnya. Juga diukir pada segel Sultan tersebut dan dicap pada koin yang dicetak pada masa pemerintahannya.

Setiap Sultan membuat tugra pribadinya sesaat setelah naik tahta dan harus menggunakan tugra yang sama selama masa pemerintahannya.

Tugra berbentuk kaligrafi monogram. Tanda tangan pemimpin ini dipraktikkan sejak abad ke-9 dan diteruskan ke dinasti Turki kemudian, termasuk Seljuk dan Mamluk. Osmani lebih memilih Tugra Sultan untuk melambangkan negara daripada bentuk-bentuk hewan layaknya yang digunakan Kerajaan Britania dan kerajaan lainnya.

Tugra memiliki makna nama Sultan tersebut yang disambung dengan nama ayahnya (bin). Contohnya seperti tugra milik Sultan Abdulhamid II di bawah ini.

Di era Orhan Gazi pada tahun 1324, bentuknya lebih sederhana yang hanya bertuliskan \”Orhan bin Osman\”. Pada masa pemerintahan Sultan Bayezid I. kata \”Han\”muncul setelah nama pertama.

Kemudian pada masa pemerintahan Sultan Murad II kata \”muzaffer\” yang berarti kemenangan ditambahkan dan tugra-nya menjadi \”Murad bin Mehmed Han muzaffer\”.

Setelah era pemerintahan Sultan Mehmed II. ditambahkan menjadi \”el-Muzaffer daima\” dan tugra-nya menjadi \”Mehmed bin Murad Han muzaffer daima\”.

1+
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *